Hemat energi merupakan hal yang sulit
untuk di lakukan. Apalagi dengan kebiasaan selama ini yang selalu mengabaikan
pentingnya hemat energi dalam berbagai hal, mulai dari hemat listrik, hemat air
,dan terutama hemat bahan bakar. Perlu kebiasaan sejak dini untuk menanamkan
perilaku hemat energi. Sumber daya alam yang semakin berkurang seharusnya bisa
menyadarkan kita akan pentingnya hemat energi. Terutama dalam menghemat bahan
bakar, semakin banyaknya jumlah penduduk dan pemakaian kendaraan yang semakin
meningkat, hal itu merupakan salah satu yang harus menjadi perhatian kita
semua.
Jumlah kendaraan yang semakin
meningkat tentunya akan menambah kemacetan lalu lintas, dan secara langsung
kita harus menghadapi kemacetan yang semakin menjadi jadi. Hal itu tentu
berdampak negatif bagi kapasitas bahan bakar kendaraan kita. Karena dalam
kemacetan, kendaraan akan lebih banyak menghabiskan bahan bakar terbuang sia –
sia. Namun apabila kita mengetahui tata cara hemat BBM dengan benar hal itu
tidak akan terjadi karena sebenarnya kemacetan bukanlah hal yang benar-
benar membuat BBM kita menjadi boros. Dari masalah
tersebut, di bawah ini di paparkan beberapa tips penggunaann kendaraan secara
tepat agar tidak boros BBM :
1. Menjaga agar kondisi kendaraan selalu prima
Sebelum
berkendara periksalah apakah ada kerusakan mesin atau masalah lainnya, selain
menjaga keselamatan dengan hal tersebut kita bisa mencegah borosnya BBM apabila
ada mesin yang menyebabkan BBM terbuang percuma.
Jangan sampai terlambat mengganti oli. Semakin lama
penggunaan oli, maka daya pelumasannya akan semakin berkurang. Akibatnya lebih
banyak BBM yang terkonversi menjadi panas di dalam mesin. Pastikan tak ada kebocoran pada tangki, pompa, dan pipa saluran
BBM agar tak ada BBM yang terbuang percuma. Caranya, dengan memeriksa sambungan
las, seal, dan kekencangan baut yang ada. Rawat dan serviskan mobil Anda secara
teratur. Busi yang aus, rem yang tidak berfungsi bagus, dan cairan transmisi
yang rendah semua bisa mengganggu efisiensi bahan bakar mobil.
2. Gunakan Bahan bakar berkualitas
Pilihlah tempat pengisian BBM yang baik, jangan sampai menjadi korban oknum
tertentu dengan BBM oplosan, yang tentunya akan semakin merusak mesin dengan
meninggalkan kotoran atau kerak sisa
pembakaran. Dengan BBM yang berkualitas, takaran yang tepat dan sesuai
kebutuhan mesin kendaraan, BBM dapat digunakan dengan efisien tidak boros uang
juga. Kinerja mesin juga akan maksimal tanpa adanya kerusakan yang berarti.
3. Jangan dibiasakan membawa barang berat
Barang bawaan yang
terlalu berat apalagi melebihi kapasitas maksimum kendaraan akan membuat
mesin kendaraan bekerja terlalu ekstra,
sebaiknya hindarilah membawa barang berat di kendaraan kita. Disamping membuat
BBM lebih boros hal itu juga mengancam keselamatan kita, karena hilang
kesimbangan ketika berkendara
4.
Sebisa mungkin menjaga
putaran mesin
Jangan menyepelekan kecepatan yang tidak stabil,
ketika kita ingin menambah kecepatan
usahakan jangan mengikuti nafsu kita untuk ngebut, memang dengan itu bisa
efesien waktu untuk keprluan kita, akan tetapi hal itu merupakan salah satu
alasan kenapa BBM kendaraan kita cepat habis. Jengan memaksa mesin bekerja pada
putaran tinggi terlalu lama. Sebisa mungkin operasikan mesin pada kisaran
relatif rendah dibawah 2500 r.p.m atau kisaran RPM 1.500-2.200 untuk mesin
bensin dan RPM 1.100-2.000 untuk mesin diesel. Dengan penjelasan lain Kalau putaran ditingkatkan menjadi 4.000 rpm., bahan bakar
yang dibakar bertambah menjadi 8.000 tetes. Jadi, semakin tinggi putaran
mesin, semakin banyak pula konsumsi BBM-nya.
5.
Hindari akselerasi dan
pengereman berlebihan
Ketika berkendara di jalan perkotaan, dengan jalan
aspal yang halus tanpa kendala, mungkin pengereman pada kendaraan bisa kita
atur. Namun masalahnya ketika keadaan jalan raya yang macet dan memaksa kita
untuk selalu mengerem hal itulah yang menyebabkan BBM cepat habis. Solusinya
adalah gunakan waktu atau momentum agar waktu pengereman tidak terlalu sering, artinya
ketika kemacetan usahakan menggunakan daya dorong saja daripada harus selalu ngegas .
Ketika
kendaraan akan mendekati perempatan, pertigaan, lampu lalu lintas, atau melakukan perlambatan, angkat kaki dari pedal
gas lebih awal dan biarkan kendaraan meluncur dengan momentum sebelum menginjak
pedal rem.
6.
Matikan AC Jika Tidak Perlu
Fasilitas kendaraan yang lengkap akan membuat kita
lupa dan terlena bahwa hal itulah salah satu penyebab berkurangnya sumber daya
alam Indonesia terutama BBM, yang semakin langka dan mahal. Salah satu yang
perlu kita perhatikan adalah penggunaan AC pada kendaraan. Kompresor AC memberi
beban cukup besar untuk mesin. Matikan jika tidak diperlukan atau saat kita
melaju di cuaca yang sejuk. Aturlah AC mobil pada suhu 22-23 derajat. Kalau AC
terlalu dingin, kompresor akan bekerja keras sehingga membebani mesin.
7.
Matikan mesin
Jangan membiarkan mesin tetap hidup ketika berhenti,
hal itu malah menyebabkan BBM terbuang sia - sia. Pada saat lampu lalu lintas
sedang merah, perlintasan kereta api, atau ketika jalanan sedang macet lebih
baik matikan mesin kendaraan lalu hidupkan kembali. Membiarkan mesin tetap hidup ketika berhenti menghabiskan
lebih banyak bensin dari pada menghidupkan kembali. Jadi sebaiknya matikan
mesin kendaraan Anda pada situasi seperti ini.
Nah, itulah beberapa cara dalam menghemat bahan bakar kendaraan dengan
baik dan benar. Akan lebih baik jika kita bisa mengaplikasikannya dalam
berkendara sehari hari. Biasakanlah untuk tidak menyepelekan bahan bakar yang
terbuang sia –sia karena ketidak tahuan dan keegoisan kita. Ayo budayakan hemat
bahan bakar kendaraan.
0 komentar:
Posting Komentar